untukmu, wahai masa lalu
.
.
aku hanyalah serpihan kisah masa lalumu,
yang kini mencoba hidup tanpamu.
dulu, mungkin yang kunantikan setiap pagi adalah sapaanmu.
tapi kini yang kunantikan hanyalah sapaan-Nya,
yang mampu menggetarkan seluruh hati yang hampir mati ini.
dulu, mungkin ynag kuharapkan adalah memiliki waktuuntuk terus bersamamu.
tapi kini disetiap sibukku yang kuharapkan hanyalah waktu untuk melepas rindu bersama-Nya.
maafkan aku yang kini lebih memilih Dia... daripada kamu, masa laluku
karena baper-ku ke kamu adalah bawa perasaan,
sedang baper-ku ke Dia adalah bawa perubahan.
dulu mungkin aku terlalu mencintaimu, hingga Dia cemburu.
dan sekarang aku tahu bahwa tidak ada dosa yang lebih besar daripada mencintai kepada selain-Nya.
.
.
tak usah kita risaukan masa depan kita,
selama Allah membersamai,
insyaAllah semua akan indah.
pun bila kita akan bersama lagi,
setidaknya kita sudah sama-sama memperbaiki diri,
sama-sama saling mencintai dengan dasar cinta pada Sang Pemilik Hati. ^^
Pamulang, 25 Oktober 2015
"CK"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar